[Gaya Belajar Anak] Day 10: Mengembalikan kebiasaan berdoa

Maryam sudah pernah diajarkan untuk berdoa. Bagaimana gaya tangan saat berucap doa dan bagaimana saat mengucapkan aamiin. Lancar, Maryam tampak menikmati pelajaran berdoa hingga Aamiin berkali-kali.

Tapi beberapa waktu belakangan ini, jika diajak berdoa pasti ia akan menolak. Tidak mengangkat tangannya ke atas, dan saat aamiin pun hanya mengusap wajah pakai satu jari.

Tidak ingin seperti itu terus, maka saya gencarkan pelajaran berdoa lagi. Saya selalu berucap doa dan mengajaknya untuk berdoa setiap akan melakukan sesuatu.

Akhirnya setelah beberapa hari dilatih, Maryam kembali menyukai berdoa. Bahkan ia akan meminta untuk dibacakan doa terus menerus.

Gaya belajar audiotory, kinestetik, fan visual bermain di sini.

Advertisements

[Gaya Belajar Anak] Day 9: Melatih gaya belajar visualisasi

Beberapa hari yang lalu sempat agak kesulitan untuk berlatih belajar gaya visualisasi, karena Maryam masih cepat bosan.

Tapi tadi, alhamdulillah berhasil membaca buku dengan kalimat yang agak panjang.

Selama dibacakan, Maryam tetap duduk dan mendengarkan sampai selesai. Walau masih terlihat sedikit gelisah dan tidak sabar untuk melihat halaman selanjutnya, tapi bersabar untuk menunggu sampai ceritanya selesai merupakan kemajuan!

Good job, Maryam!

[Gaya Belajar Anak] Day 7: Sabar membaca buku?

Hari ini saya kepengen praktik baca buku lagi, tapi bacaannya agak lebih lama.

Biasanya Maryam gak betah, cepat bosan. Kalau minta dibacakan buku, harus cepat membacanya. Artinya, yang dibacakan hanya intinya.

Entah memang usia segitu belum bisa mendengarkan bacaan buku lama lama atau memang Maryam tipe anak Kinestetik?

Hasilnya, baru beberapa kalimat langsung ditinggal kabur…..

[Gaya Belajar Anak] Day 6: Ini Aku

Pelajaran singkat kali ini adalah tentang mengenal diri sendiri. Masih dengan gaya kinestetik dan audiotory.

Maryam belajar mengenal diri sendiri ketika ditanya “Maryam mana?”. Jawabannya Maryam harus mengarahkan tangannya ke dadanya yang menunjukkan kalau itu Maryam.

Saya memperagakan bagaimana Maryam harus menjawab berulang-ulang sambil membantunya menepuk dadanya dengan tangannya sendiri.

Alhamdulillah Maryam sudah bisa menjawab dengan menunjuk dirinya sendiri.

Lihat, dengar, rasakan, dan lakukan! Motto belajar untuk Maryam 😍

[Gaya Belajar Anak] Day 5: Memungut Makanannya sendiri

Sore hari, ketika selesai makan, saya langsung memungut makanan diatas karpet lalu membuangnya. Kegiatan ini beberapa kali saya lakukan sehingga Maryam melihatnya.

Tidak lama kemudian, ketika saya sudah beranjak dari tempat makan, Marym yg masih di sana kemudian memanggil saya karena ingin memberi sesuatu.

Ternyata itu adalah sisa makanan yg masih ada dan belum saya ambil. Alhamdulillah, pelajaran kinestetik tanpa audiotory kali ini juga berjalan baik.

[Gaya Belajar Anak] Day 4: Mengenalkan Sholat

Masih belajar dengan gaya kinestetik dan audiotory. Kali ini belajar mengenal sholat dan salah satu gerakannya, yaitu takbir.

Maryam sudah sering lihat orang-orang disekitarnya sholat, namun belum pernah diajarkan apapun tentang sholat. Hanya beberapa pengertiannya saja.

Maka sore itu kami (saya dan Abinya Maryam) mengajarkan gerakan dan bacaan takbir.

Tidak butuh waktu lama. Untuk mengangkat tangan ketika takbir Maryam langsung bisa dengan beberapa kali instruksi.

Namun untuk meletakkan tangannya di atas perut setelah takbir masih belum. Tapi alhamdulillah, bertambah lagi pengetahuan Maryam tentang sholat.

Semenjak itu, jika kami bersuara Allahu Akbar, Maryam pasti mengangkat tangannya. Alhamdulillah, Masya Allah 😍👍

[Gaya Belajar Anak] Day 3: Audiotory Mode dicampur Kinestetik

Hari ke-3 ini mencoba untuk mengasah Maryam lewat berbagai instruksi. Salah satunya meminta Maryam untuk membersihkan mainannya.

Awalnya saya hanya meminta Maryam untuk membersihkan kaleng tempat spidol-spidol saja. Tapi ternyata, Maryam membersihkan kalengnya, tutupnya, juga kursi makan kepunyaan dia.

Meminta Maryam melakukan sesuatu sambil memperagakan memang salah satu cara yg mudah untuk Maryam tiru dan lakukan.

So, kesimpulannya hari ini..

Audiotory dan kinestetik 👍👍

[Gaya Belajar Anak] Day 2: Belajar dengan Gerakan

Setelah kemarin observasi dengan buku dan mendapat kesimpulan sementara bahwa harus ada yang “bergerak”, maka hari ini kami belajar secara kinestetik.

Pelajaran hari ini simple, mengenal pipi. Hingga detik ini koordinasi tangan Maryam dengan bagian tubuh yang sulit ia lihat masih belum. Jadilah wajah Umminya yang ditunjuk dan dipegang-pegang.

Saya mengambil fase ketika otak Maryam rileks, yaitu ketika breastfeeding. Sambil menunjuk pipi saya, saya mengenalkan pipi kanan dan kiri. Juga dengan tangan Maryam yang saya arahkan ke pipi saya.

Alhasil, breastfeedingnya belum selesai tapi alhamdulillah kalau ditanya pipi maka otomatis tangannya akan memegang pipi kanan dan kiri saya. Bonus sih kanan dan kiri itu, padahal saya mengajarinya hanya satu bagian saja. Alhamdulillah…

Kesimpulan day 2:

❣ Belajar secara kinestetik sangat ok 👏

❣ Belajar secara visual suka, tapi cepat bosan. Ritmenya harus cepat.

[Gaya Belajar Anak] Day 1: Ketertarikan Kepada Buku

Kalau soal baca buku, Maryam sangat suka. Ia sudah bisa memilih buku favoritnya untuk dibacakan. Sehari, bisa sampai 10 kali baca buku yang sama. Hehehe.

Tapi saya merasa Maryam mudah bosan. Hanya betah melihat gambarnya sambil mendengarkan beberapa lama. Lalu minta dibalik ke halaman selanjutnya.

Mesti digali lagi.. baca bukunya, melatih konsentrasinya, dan mengenalkan lebih banyak lagi buku.

Ia suka sekali melihat gambar. Tangan Ummi atau siapapun yg membacakan, harus menunjuk gambar ketika dibacakan. Kalau tidak, maka tangan Maryam akan mengambil tangan kita dan mengarahkan untuk menunjuk gambar tersebut. Hihi.