Decision

Lama banget rasanya say atidak mengisi blog ini. Padahal niat awal bikin blog ini pengennya sih bisa nulis setiap hari. Tapi apa daya..

Bulan ini bulan Desember tahun 2015. Sudah satu tahun saya dan suami menjalankan kehidupan di fase baru, fase pernikahan. Tapi sampai detik ini, fase kami masih di tahap “berdua”. Allah belum mengizinkan kami untuk menjalani fase ini bertiga atau berempat atau berlima.

Rasanya? Waah.. Ini yang membuat saya seringkali bersyukur memiliki suami seperti Ganesha. Dia yang selalu membuat saya kuat setiap bulannya, ketika tamu saya datang 😀

“Alhamdulillah.. Kita coba lagi bulan depan yaa :)”

Itu kata-katanya setiap bulan setiap saya beritahu bahwa tamu telah datang. Hihi. Saya yang tadinya sedih, dan sedikit frustrasi, jadi kembali bersemangat. Kembali bersyukur apapun yang diberikan Allah.

Kami sebenarnya sudah sangat-benar-benar-ingin-sekali memiliki keturunan. “Aku hamil” adalah kata-kata yang paling ingin saya sampaikan kepada suami saya, juga kepada orang tua kami. Sekali lagi, Allah masih menginginkan kami untuk berdua, sambil terus berusaha dan berdoa.

Berbagai usaha, walaupun masih dalam hitungan, sudah kami lakukan. Bahkan program hamil sudah saya browsing dengan rajin ketika menginjak bulan kedua pernikahan. Hehe. Mulai dari mengkonsumi madu penyubur, susu promil, vitamin ina itu, urut :D, kurma, jus tiga diva yang terkenal itu, dan lain-lain. Bahkan saya juga sudah membeli buku Panduan Kehamilan dan buku promil juga. Hehe.

Tapi sekali lagi, kata Allah, sabar dulu yaa Indah dan Ganesha..

Alhamdulillah.. Selama satu tahun kami hidup berdua, kami jadi memiliki banyak waktu untuk belajar lebih lagi.

Belajar bagaimana menjadi suami dan istri yang baik..

Belajar bagaimana menjadi anak sekaligus menantu yang baik untuk ke-empat orang tua kami..

Belajar bagaimana menjadi kakak ipar yang baik untuk adik-adik kami..

Belajar bagaimana bertetangga yang baik sejak kami hidup mandiri..

Juga bagaimana menjadi orang tua yang baik!

Kami harap, Allah melihat ini sebagai bentuk salah satu ikhtiar kami untuk menjadi yang lebih baik lagi di mata Allah. Karena kami hanya ingin ridhoNya saja 🙂

Well, time goes by. Satu bulan terakhir ini ada satu wacana masuk dalam kehidupan kami menyangkut anak. Memang masih dalam tahap penggodokan. Tapi kami selalu berharap dan juga yakin, bahwa Allah selalu menyiapkan yang terbaik untuk hambaNya. Bahwa yang terbaik pasti sedang disiapkan oleh Allah untuk kami.

Apapun itu, kami yakin, itu yang terbaik.

Doakan kami selalu, ya! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s